Dasar Pertimbangan Penyusunan Program Pembangunan Infrastruktur

Yang perlu menjadi pertimbangan dalam menyusun program pembangunan infrastruktur antara lain:
- Arahan pemanfaatan ruang dan pengembangan wilayah/kawasan.
- Rencana Pembangunan Wilayah/ kawasan.
- Hasil perhitungan kebutuhan kapasitas yang perlu dibangun berdasarkan Rencana Induk Sistem (RIS) kalau sudah ada, dan feasibility study, termasuk studi Amdal.
- Ketersediaan dana berdasarkan analisis kemampuan keuangan yang ada
- Pentahapan pembangunan kawasandan sarana yang perlu didukung oleh pembangunan nfrastruktur
- Pilihan teknologi yang akan dibangun
- Pembagian kewenangan pembiayaan pembangunan infrastruktur
- Kondisi eksisting pelayanan infrastruktur PUPR
Proses pembangunan Infrastruktur terdiri atas , sebagai berikut:
- Rencana Pembangunan wilayah/ kawasan.
- Rencana Induk Sistem pembangunan Infrastruktur yang dikaitkan dengan rencana pembangunan kawasan.
- Study Kelayakan dan Study Amdal.
- Analisa Kebutuhan Infrastruktur dan Analisa Kemampuan Pembiayaan.
- Penyusunan Program dan Anggaran.
- Pelaksanaan Program Pembangunan.
- Operasi dan Pemeliharaan serta Pengelolaan aset infrastruktur
PRINSIP PEMBANGUNAN BALI
- Pengendalian pembangunan di Bali Selatan
- Peningkatan dan pemerataan pembangunan ke arah Bali Utara, Bali Timur dan Bali Barat
- Peningkatan pusat-pusat kegiatan perekonomian, pariwisata dan kegiatan lainnya ke luar Bali Selatan
- Peningkatan kualitas daya saing sektor pertanian, industri kreatif, perikanan dan kelautan dalam rangkatransformasi struktur perekonomian Bali
- Harmonisasi dan integrasi pengembangan Kawasan Strategis Nasional di Bali
- Pengembangan konektivitas dan aksesibilitas antar kab/kota, antar kawasan termasuk konektivitas digital
- Pengembangan konektivitas dan aksesibilitas antar pulau, nasional dan internasional dan penguatan posisi Bali
- sebagai hub pariwisata Indonesia
- Peningkatan dan pemerataan pelayanan jaringan prasarana wilayah
- Mitigasi bencana, pengembangan ekonomi hijau, Ekonomi Bali Kerthi dan pembangunan rendah karbon
- Perlindungan genuine Bali : pelestarian alam Bali, kesejahteraan masyarakat Bali, keberlanjutan budaya Bali
- Perlindungan kawasan kearifan lokal : kawasan suci, kawasan tempat suci, Subak (sawah) sebagai jatidiri budaya
- Bali Peningkatan kualitas alam/ruang Bali : BALI ORGANIK, BALI BERSIH, BALI ENERGI BERSIH