Kepala Dinas PUPR.PERKIM Dampingi Menteri PKP dan Pj Gubernur Bali Tinjau Prospek Pengembangan Bandar Udara Letkol Wisnu Buleleng

Selasa 28 Januari 2025, Kepala Dinas PUPR.PERKIM Provinsi Bali Nusakti Yasa Wedha mendampingi Menteri PKP Maruarar Sirait dan Pj Gubernur Bali beserta Pj Bupati Buleleng untuk mengecek Prospek Pembangunan Bandar Udara Letkol Wisnu Kabupaten Buleleng.

Pihak Bali International Flight Academy (BIFA) menjelaskan kronologi BIFA di Bandara Letkol Wisnu dimulai dari tahun 2000 atau sejak dibangunnya bandar udara ini oleh Pemkab Buleleng dengan landasan awal 600 meter hingga landasan menjadi 900 Meter pada tahun 2011 dan pada tahun 2024 muncul rencana pengembangan ekosistem industri kedirgantaraan Provinsi Bali pada bandara ini.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, terdapat 287 bandara di Indonesia pada 2021. Bandara tersebut terbagi dalam empat klasifikasi, yakni IA/IB, IIB-IID, IIICIIID, dan IVC-IVF Sebanyak 60 bandara masuk klasifikasi IA/IB dengan Panjang landasan pacu kurang dari 800 meter. Bandara tersebut digunakan untuk pesawat bertipe DHC Twin Otter, Cessna dan Grand Caravan. Ada pula 66 bandara yang masuk klasifikasi IIB-IID dengan Panjang landasan pacu di kisaran 800-1.200 meter. Bandara tersebut digunakan untuk pesawat tipe ATR 42, Xian M 60, dan Dash 8, perpanjangan landasarn Menjadi 1200 Meter maka Bandara Letkol Wisnu akan masuk ke klasifikasi Bandara kelas B.

Dalam tinjauan lapangannya Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait juga menegaskan agar dipastikan apakah lokasi memungkinkan untuk dibangun fasilitas kawasan permukiman disekitar Bandar Udara Letkol Wisnu.

Hadir dalam kesempatan tersebut Pj. Bupati Buleleng I Ketut Lihadnyana Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali IGW Samsi Gunarta serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali Ir Putu Sumardiana, MP.