Dinas PUPRKIM Provinsi Bali Gelar Forum Perangkat Daerah Pertajam Program Infrastruktur Tahun 2027

DENPASAR – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRKIM) Provinsi Bali menyelenggarakan Forum Perangkat Daerah Tahun 2026 pada Rabu, 25 Februari 2026. Pertemuan yang berlangsung secara hibrida (daring dan luring) di Ruang Rapat Cipta Karya ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PUPRKIM Provinsi Bali dengan didampingi Sekretaris Dinas selaku moderator. Acara strategis ini turut dihadiri oleh Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali serta perwakilan Balai-Balai Kementerian PU dan Perumahan Rakyat di wilayah Bali guna menyelaraskan program pembangunan daerah dengan prioritas nasional.

Forum ini secara khusus diadakan untuk mencapai lima tujuan utama: penyelarasan aspirasi masyarakat hasil Musrenbang, penajaman indikator kinerja program sesuai tupoksi dinas, serta penyelarasan program antar perangkat daerah untuk menghindari tumpang tindih anggaran. Selain itu, forum ini berfungsi untuk menyesuaikan rencana kerja dengan prioritas daerah serta menyepakati prioritas kegiatan yang akan didanai mengingat keterbatasan anggaran daerah.

Dalam pemaparannya, Kepala Dinas menekankan bahwa seluruh rencana program dan kegiatan Dinas PUPRKIM harus berada dalam koridor visi pembangunan Bali 2025-2029, yaitu “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru. Visi ini mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera dan bahagia secara niskala-sakala. Dinas PUPRKIM berkomitmen mendukung visi tersebut melalui penguatan infrastruktur darat, laut, dan udara yang terkoneksi, terintegrasi, serta ramah lingkungan.

Menyongsong tahun 2027, Dinas PUPRKIM telah menyusun rencana anggaran dengan total pagu sebesar Rp495,31 miliar. Anggaran ini akan dialokasikan untuk berbagai proyek strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, pengelolaan sumber daya air, hingga penyediaan sarana air minum dan sanitasi guna menurunkan angka stunting di bawah 5%. Dengan prinsip “Bekerja Keras, Bergerak Cepat, dan Bertindak Tepat,” Dinas PUPRKIM optimistis dapat mewujudkan harmoni pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Bali.