Gubernur Bali Pimpin Upacara Peringatan Hari Bakti Ke-80 Pekerjaan Umum Sampaikan Amanat “Sapta Bakti Insan PU”
DENPASAR – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Waduk Muara, Denpasar, saat berlangsungnya Upacara Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80. Gubernur Bali, Wayan Koster, hadir secara langsung dan bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam momentum bersejarah bagi insan infrastruktur tersebut.

Upacara ini dihadiri oleh seluruh unit organisasi Pekerjaan Umum, yang mencakup unsur Pemerintah Daerah Provinsi Bali serta perwakilan Pemerintah Pusat melalui Balai-Balai Kementerian PU yang ada di Bali. Kehadiran lintas instansi ini menegaskan soliditas dan kolaborasi erat dalam pembangunan infrastruktur di Pulau Dewata.

Dalam rangkaian upacara, Gubernur Wayan Koster membacakan sambutan tertulis Menteri Pekerjaan Umum. Melalui pidato tersebut, Gubernur menyampaikan pesan mendalam Menteri Pekerjaan Umum menekankan pentingnya merefleksikan kembali sejarah dan nilai juang “Sapta Taruna”, tujuh pegawai PU yang gugur mempertahankan Gedung Sate pada 3 Desember 1945.

”Peristiwa heroik 80 tahun silam tersebut bukan sekadar mempertahankan bangunan fisik, melainkan mempertahankan harga diri, cita-cita luhur, dan jiwa bangsa. Nilai pengabdian tanpa pamrih inilah yang menjadi fondasi lahirnya Hari Bakti PU,”
Menteri PU melalui sambutan tertulisnya menegaskan bahwa nilai perjuangan tersebut kini dikristalisasi menjadi “Sapta Bakti Insan PU”. Nilai ini menjadi landasan etos kerja kementerian dalam menghadapi tantangan masa depan, yang mencakup tujuh pesan utama :
-
Bekerja keras, bergerak cepat, dan bertindak cerdas.
-
Menjaga integritas sebagai marwah organisasi.
-
Bekerja dengan empati dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
-
Membangun infrastruktur yang berkeadilan hingga ke pelosok desa dan perbatasan.
-
Mengutamakan keselamatan, kualitas, dan akuntabilitas anggaran.
-
Melakukan inovasi melalui breakthrough teknologi dan metode baru.
-
Memelihara semangat pengabdian sebagai jiwa insan PU.
Guna mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Kementerian PU telah menetapkan sasaran strategis yang disebut PU608. Strategi ini menargetkan efisiensi investasi dengan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) di bawah 6, pengentasan kemiskinan menuju 0%, serta dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi hingga 8% pada akhir tahun 2029.
”Pencapaian sasaran PU608 merupakan kontribusi nyata Kementerian PU dalam mengawal jalan menuju Indonesia Emas 2045,
“Peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk mengenang jasa pahlawan Sapta Taruna yang gugur mempertahankan Gedung Sate. Semangat tersebut harus terus hidup dalam setiap tetes keringat kita membangun infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat,” ujar Gubernur Koster saat membacakan amanat Menteri.
Lebih lanjut, ditekankan pula pentingnya inovasi teknologi dan keberlanjutan lingkungan dalam menghadapi tantangan pembangunan masa depan, sejalan dengan visi pembangunan nasional.
Rangkaian acara peringatan Hari Bakti PU ke-80 ini terasa semakin istimewa dengan adanya sesi tambahan berupa penyerahan penghargaan. Sebagai wujud penghormatan terhadap sejarah dan dedikasi, Pemerintah Provinsi Bali memberikan penghargaan khusus kepada para Mantan Kepala Dinas PUPR Provinsi Bali. Penghargaan ini merupakan bentuk terima kasih atas fondasi pembangunan yang telah diletakkan oleh para pendahulu.


Selain itu, apresiasi tinggi juga diberikan kepada Balai-Balai di bawah Kementerian PU. Penghargaan ini diserahkan sebagai pengakuan atas peran strategis mereka sebagai mitra kerja utama Pemerintah Provinsi Bali. Sinergi antara Balai Kementerian dan Dinas daerah dinilai telah berhasil mengakselerasi berbagai proyek strategis nasional maupun daerah di Bali.

Kegiatan yang berlangsung di Waduk Muara ini ditutup dengan ramah tamah, mempererat tali silaturahmi antar generasi dan antar instansi, menyatukan visi untuk pembangunan Bali yang lebih baik di masa mendatang.
View this post on Instagram
View this post on Instagram
